Fikomikosis adalah infeksi jamur profunda dengan gejala pembengkakan di bawah kulit, kenyal pada perabaan, berbatas tegas, dan nyeri. penyakit ini di sebabkan oleh jamur golongan mucor dan basidobolous.
Fikomikosis dapat menyerang usia terutama pada anak-anak. frekuensi kasunya lebih tinggi pada pria di banding wanita. Daerah tropis dengan kelembapan yang tinggi, lingkungan kumuh dan daerah pertanian. serta tingkat higienitas kulit yang kurang merupakan salah satu faktor penyebab timbulnya jamur ini. Selain itu faktor keturunan seperti penyakit diabetes militus lebih mudah terinfeksi penyakit ini.
Jamur dapat masuk kekulit melalui luka-luka kecil atau gigitan serangga. Setelah jamur masuk kekulit selanjutnya akan menyebabkan benjolan-benjolan di bawah kulit, terkadang juga menimbulkan cekungan-cekungan di kulit yang disertai adanya nanah atau cairan putih.
Lokasi tersering timbulnya penyakit ini biasanya berada di kaki, leher, tangan dan dada. gejala penyerta yang dapat timbul adalah gatal dan nyeri di lokasi lesi.
Pemeriksaan labroratorium yang biasa di gunakan untuk mendiagnosis penyakit ini adalah:
- pemeriksaan cairan fitel secara langsung, dapat di temukan hifa-hif besar bersekat.
- Biakan cairan fistel pada cairan agar saborraud glukosa dapat memperlihatkan pertumbuhan koloni jamur.
Cara pengobatan yang sampai saat ini digunakan untuk mengobati fikomikosis adalah larutan kalium yodida jenuh 3-50 tetes selama 10-14 hari terbuktik memberikan hasil yang memuaskan. amfoterisin B 1,2 mg/kg/BB juga sangat efektif. Apabila kasus nya sudah berat penganganan yang efektif adalah dengan melakukan eksisi.
0 komentar:
Post a Comment