Friday, 19 June 2015

Kromikosis Pengertian Gejala dan Obatnya

Pengertian

Kromikosis atau kromoblastomikosis atau dermatitis verukosa adalah penyakit infeksi jamur yang di sebabkan oleh berbagai macam jamur berwarna (dermatoceus). Penyakit ini tidak termasuk ke dalam penyakit yang menular, hal itu di karenakan sampai saat ini belum di temukan kasus di mana terjadi penularan dari manusia ke manusia maupun dari binatang ke manusia.

Kromikosis banyak di temukan pada orang dewasa, kebersihan dan higienatas kulit yang kurang menjadi faktor penyebab timbulnya penyakit ini. Selain itu faktor gizi, keadaan lingkungan yang kumuh dan kotor, serta daerah pertanian dan daerah tropis dengan kelembapan yang tinggi menjadi faktor resiko terserang penyakit ini.

Penyebab dan cara infeksi

Kromikisis di sebabkan oleh berbagai macam jamur berwarna dermatoceus di antaranya pheialophra pedosai, pheialopra verucosa, P.compacta dan cladosporium carionii.

jamur masuk melaui tanah atau alam melalui kulit yang mengalami trauma atau luka dan selanjutnya membentuk benjolan - benjolan yang selanjutnya menjadi lesi yang menyerupai kembang kol. Pada beberapa kasus pernah di laporkan jamur menyebar melaui saluran getah bening dan penyebaran melalui darah.

Gejala penyakit

penyakit kromikosis memliki gejala klinis yang sangat khas dan mudah untuk di bedakan dari penyakit kulit yang lainya. Pada gejala klinis kromikosis akan di temukan lesi di kulit berupa benjolan - benjolan di kulit yang menyerupai kembang kol. 

Lokasi atau predileksi timbulnya penyakit di antaranya di tangan, muka, telinga, leher, dada, bokong, dan kaki. keluhan gatal dan nyeri jarang di temukan, dengan kata lain jarang di temukan gejla penyerta. Walaupun penyakit ini hanya terbatas di kulit, apabila lesinya luas dapat mengganggu aktifitas sehari - hari penderita.

Pemeriksaan laboratorium
  • Preparat langsung dari kerokan kulit dengan KOH 10% akan ta,pak hifa
  • Biakan jaringan kulit dengan agar soboround, sesudah 2-3 minggu tampak pertumbuhan koloni jamur
Pengobatan

pengobatan kromikosis membutuhkan waktu yang sangat lama dan membuthkan kerja sama antara dokter dan penderita. obat kromikosis yang dapat di gunakan di antaranya :
  • Larutan kalium yodida jenuh 30-50 tetes sehari selama 1-2 bulan
  • Suntikan amfoterisin B dan intralesi atau
  • kombinasi amfoterisin B dan 5-fluorositosin
  • Tindakan operatif dengan eksisi luas dan pencangkokan merupakan alternatif lain.
Pengobatan kromikosis termasuk sulit, terapi dengan menggunakan sinar X pernah di lakukan namun memberikan hasil yang berbeda - beda. pada beberapa kasus apabila pengobatan sudah tidak mungkin lagi di lakukan tindakan amputasi. 





Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Kromikosis Pengertian Gejala dan Obatnya

0 komentar:

Post a Comment