Wednesday, 22 July 2015

Dermatitis autosensitisasi Kelainan Kulit

Definisi


Pengertian dari dermatitis auto sensitasi adalah dermatitis akut yang timbul pada tempat jauh dari fokus inflamasi lokal, dan penyababnya tidak berhubungan dengan inflamasi tersebut.

Etiologi dan Perjalan Penyakit 

Penyebab dermatitis autosensitisasi belum di ketahui sampi saat ini. Walupun demikan dari berbagai sumber dan jurnal banyak yang mengatakan bahwa kelainan ini di sebabkan oleh autosensitasi terhadap antigen epidermal, akan tetapi konsep ini belum di buktikan secara eksperimental. 

Truc (1933) dan Brown (1939) mengemukakan bahwa "cytos" yang di lepaskan dari jaringan inflamsai serta beredar secara hematogen mungkin bertanggung jawab atas terjadinya autosensitisasi. Cytos sekrang dikenal dengan nama sitokin. 

Faktor lain misalnya iritasi, sensitasi, infeksi, dan luka yang di ketahui juga dapat menyebabkan terjadinya sensitisasi, telah di laporkan dari berbagai kasus. Hal ini di sebabkan faktor-faktor di atas terbukti dapat melepaskan berbagai jenis sitokin di kulit.

Manifestasi klinis

Gejala klinis dari pada dermatitis autosensitasi pada umumnya dalam bentuk vesikular akut dan luas, sering berhubungan dengan eksim kronis di tungkai bawah dengan atau tanpa ulkus. 

Kelaian pada kulit biasanya muncul 1 sampai beberapa minggu setelah kejadian peradangan lokal pertama (biasana dermatitis pada tungkai bawah), berupa erupsi akut yang tersebar simetris, sangat gatal, yang terdiri atas eritema, papul, dan vesikel.

Erupsi tersebut mengenai lengan bawah, paha, tungkai bawah, batang tubuh, muka, tangan, leher, dan kaki ( sesuai denga urutan kekerapan kejadian). Kelainan ini baru menghilang bila penyakit utamanya di sembuhkan.

Penatalaksanaan

Pengobatan dermatitis autosensitisasi di tujukan pada penyakit awal yang memicu timbulnya dermatitis. Selanjut untuk pengobatan dermatitisnya itu sendiri pada umumnya di berikan :
  • Bila lesi basah cukup di kompres
  • Bila lesinya cukup berat dapat di berikan kortiosteroid sistemik maupun topikal.
  • Untuk mengurangi rasa gatal dapat di berikan antihistamin H1 dan anti pruritus topikal
  • Dan bila di curigai adanya infeksi sekunder dapat di berikan antibiotik per oral.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Dermatitis autosensitisasi Kelainan Kulit

0 komentar:

Post a Comment