Tuesday, 28 July 2015

Pedoman Diagnosis Nekrolisis Epidermal Toksik (NET)

Gejala NET, penyebab nekrolisis epidemal toksik, pengobatan

Definisi

Pengertian Nekrolisisis epidermal toksik atau NET adalah suatu penyakit akut yang di tandai oleh epidermolisis menyeluruh. 

Net merupakan suatu penyakit kulit yang berbahaya jadi apabila penanganaya tidak dilakukan dengan cepat dapat menyebabkan kematian dari penderitanya. 

Nekrolisis epiderma toksik pertama kali di publikasikan oleh allan lyell pada tahun 1956 sehingga penyakit bisa juga di sebut dengan sindrom lyell. Pada awal kemunculanya penyakit ini di kira sama dengan sindroma steven jhonson karena gajala klinis nya mirip yaitu adanya ertema multiform, hal yang membedakanya adalah tingkat keparahanya.


Net dapat menyerang semua usia dan paling sering antara 25-40 tahun, dan insidensinya lebih besar pada wanita ketimbang pada wanita. Untuk tingkat kematianya pravalensinya mencapai 20-25% kasus.

Etiologi

Penyebab utama dari nekrolisis epiderma toksik sampai saat ini belum di ketahui, namun di duga ada hubunganya dengan alergi obat. Untuk obat-obatan yang memiliki resiko tinggi menyebabkan NET seperti :
  • Antibiotik seperti chloramphenicol, Quinolon, Penisilin, eritromisin dll
  • Anti konvulsan seperti phenobarbital, phenitoin, Carbamazepin dll
  • NSAID seperti ibuprofen, indomecatin dll
Selain di karenakan pemakaian obat Net juga bisa di sebabkan oleh infeksi, akan tetapi kasusnya jarang terjadi.

Manifestasi Klinis

Gejala klinis Net biasanya di mulai pada 3-8 minggu setelah seseorang terpapar obat-obatan. Pada stadium dini dapat di sertai dengan gejala prodmoral seperti :
  • Sakit kepala 
  • Rhinitis
  • Myalgia 
Gejala prodmoral biasanya muncul lebih awal dari kelainan kulit yang timbul yaitu 1-3 hari. Kelainan kulit pada stadium dini akan terlihat vakuolesi dan nekrosis sel-sel basalis sepanjang dermis-epidermis. Pada lesi selanjutnya tampak nekrosis eosinofilik sel-sel epidermis dengan pembentukan vesikel subepidermal. Lokasi timbulnya dapat di seluruh tubuh.

Diagnosis

Diagnosis pada nekrolisis epidermal toksik biasanya dapat melalui anamnesa dan pemeriksaan fisik. Sedangkan untuk pemeriksaan laboratorium yang di lakukan seperti, pemeriksaan kimia darah yang bertujuan untuk melihat keseimbangan cairan tubuh.

Penatalaksanaan

Pengobatan Net pada umumnya memerlukan kesiapan dan kesigapan dari tenaga medis. Hal ini dikarenakan net adalah penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Hal-Hal yang perlu di perhatikan dalam mengobati NET adalah menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dan diet rendah garam.

Obat-obatan yang dapat di berikan seperti :
  • Kortikosteroid seperti deksamethasone 4-6 x 5mg/hari selama 3-5 hari dan kemudian dosisnya di turunkan secara cepat.
  • Antibiotik seperti gentamisin 2 x 80 mg/hari, eritromisin 20-40 mg/kg/BB/hari selama 7-14 hari, sefalosporin 1g/hari selama 7 hari
  • Kcl 3 x 500 mg.
Untuk prognosisnya tergantung dari luasnya lesi di kulit, jika meliputi lebih dari 50% prognosisnya buruk. 

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pedoman Diagnosis Nekrolisis Epidermal Toksik (NET)

0 komentar:

Post a Comment