Herpes adalah suatu lesi akut berupa vesikel berkelompok di atas daerah yang erimatosa. dapat satu atau beberapa keterutama pada atau dekat sambungan muko kutan.
Apakah yang menyebabkan terjadinya herpes ?
Penyebab utama penyakit herpes adalah Herpes virus hominis (HVH) yang merupakan virus DNA. Virus ini dibagi kedalam dua tipe yaitu tipe I dan tipe II. pembagian tipe ini berdasarkan karakteristik virus dan pertumbuhanya terhadap suatu media kultur. virus herpes tipe I biasanya menyebabkan infeksi oral sedangkan tipe II lebih sering pada daerah genetalia atau kelamin.
Gejala klinis dari penyakit herpes ?
Infeksi virus herpes biasanya memberikan gambaran gejala yang tidak terlalu khas akan tetapi mudah untuk dibedakan dari penyakit lain, hal ini di karenakan ke khasan dari lesinya, gejala yang bianya di temukan adalah ;
- Awitan penyakit ini di dahului dengan perasaan gatal, rasa terbakar yang di sertai tanda kemerahan di kulit.
- Kemudia dalam beberapa menit sampai jam, kadang akan timbul nyeri syaraf.
- Keluhan biasanya di sertai dengan rasa demam, lemas dan nyeri otot.
- Kemudian akan muncul vesikel-vesikel yang berkelompok di atas kulit berwarna kemarahan dan sedikit sembab.
Siapa saja yang dapat terkena penyakit herpes ?
Penyakit herpes dapat menyerang semua usia baik pria maupun wanita. perkembangan virus ini biasanya berhubungan dengan ;
- Tingkat kebersihan dan higientas yang kurang.
- Status sosio ekonomi yang rendah di duga menyebabakan meningkatnya jumlah karier.
- Status gizi yang kurang
- Pada wanita yang sedang mengalami menstruasi, emosional, dan trauma meningkatkan resiko tertular herpes
- faktor imunitas yang menurun
Pemeriksaan yang di perlukan untuk mendiagnosa herpes ?
Secara umum terdapat tiga pemeriksaan langsung yang berguna untuk mendiagnosa terjadinya herpes ;
- Pemeriksaan sel raksasa dengan percobaan Tzanck
- Pemeriksaan antibodi dengan teknik fluoresensi langsung
- Kultur jaringan
Bagaimana cara mengobati penyakit herpes ?
Saat sudah tersedia obat anti virus yang sudah tersedia di pasaran. Dan hampir obat anti virus ini memberikan hasil yang memuaskan untuk mengobati penyakit herpes.
- Acyclovir dengan dosis 400-600 mg/hari
Selain pengobatan dengan obat anti virus perlu di perhatikan juga terhadap lesinya, bila lesi pecah dapat di lakukan pengobatan.
- kompres dengan sol.kalium-permanganas1/5000
- Obat anti septik seperti povidon yodium
- Idoksuridin (IDU) 5-40% untuk menekan sintesis DNA
- Alkohol 70% unutuk mengeringkan dan dis infeksi.

0 komentar:
Post a Comment