Definisi
Pengertian prurigo nodularis adalah reaksi kulit yang bersifat dengan gejala utama berupa adanya benjolan-benjolan yang tersebar di kaki dan tangan.
prurigo nodularis sendiri merupakan suatu penyakit kulit yang di tandai dengan rasa gatal yang di sertai benjolan yang dapat berkembang menjadi penebalan kulit (likenifikasi) ataupun luka bekas garukan.
Sampai saat ini penyebab pasti dari penyakit ini belum di ketahui. Penyakit ini dapat menyerang semua umur mulai dari anak-anak hingga dewasa antara 5-75 tahun.
Manifestasi klinis
Gejala klinis dari prurigo nodularis biasanya dapat berupa munculnya bintik-bintik kecil yang banyak pada daerah kaki dan tangan, yang kemudian makin membesar dan membentuk benjolan-benjolan. Gejala peyerta pada penyakit ini pada umumnya penderita akan merasakan gatal dan kadang di sertai dengan adanya infeksi sekunder.
Pada prurigo nodularis ada beberapa keadaan yang dapat memperberat keadaan dari penyakit nya, seperti :
- Musim panas atau iklim yang panas dapat memperberat penyakit ini.
- Kebersihan dan higienitas yang kurang
- Makanan seperti ikan asin, alkohol, dan makanan laut.
- Stress dan emosional
pemeriksaan laboratorium yang biasanya di lakukan untuk memabantu menegakan diagnosis dari penyakit ini adalah, pemeriksaan darah, elektrolit, kimia darah, dan laju endap darah.
Penatalaksanaan
Untuk mengobati prurigo nodularis tidak lah mudah, hal ini dikarenakan belum ada obat yang secara pasti dapat menyembuhkan penyakit ini. Pengobatan selama ini hanya bersifat simptomatis yang bertujuan untuk mengurangi bahkan menyembuhkan keadaan-keadaan lain yang mungkin mucul dan agar kehidupan penderita menjadi nyaman.
- Antihistamin H1 seperti klortrimeton, siproheptadin, yang berfungsi sebagai penenang dan mengurangi rasa gatal.
- Suntukan Kortikosteroid intralesi terutama larutan triamnisolon asetonida 2mg/ml. Dengan dosis 0,1-0,2 ml pada tiap suntikan dengan jarak suntikan 1 kali seminggu, terbukti dapat mengurangi benjolan-benjolan yang muncul.
Prognisis dari penyakit ini pada umumnya baik, hal ini tergantung dari keadaan umum dari penderita dan psikologi nya.

0 komentar:
Post a Comment