Akne rosasea merupakan suatu peradangan yang terjadi di kulit dan bersifat kronis yang terjadi di wajah. Sifat dari akne rosasea pada umumnya kronis dan kadang bisa menyebar ke daerah punggung, dada, leher dan kulit kepala.
Sampai saat ini penyebab utama dari akne rosasea belum di ketahui. Penyakit banyak diderita dewasa muda, dan insidensinya lebih banyak pada wanita dari pada pria. Dari buku saripati kulit di ketahui bahwa sinar ultraviolet lah yang menjadi faktor paling sering timbulnya akne rosasea, selain itu orang yang sering mengkonsumsi alkohol dan usia monoupuse memili resiko tinggi terkena penyakit ini.
Manifestasi klinis
Gejala klinis yang dapat di timbulkan oleh akne rosasea pada umumnya adalah
- Timbul nya bercak kemerahan di wajah yang lama-kelamaan makin meluas.
- Terlihat pelebaran pembuluh darah yang di tandai dengan peradangan dan inflamasi.
- Akne rosasea biasa terjadi di daerah wajah, hidung, pipi, punggung, leher, dada, dan kulit kepala.
- Akne vulgaris : disertai vesikel dan pustula
- Erupsi Obat : disertai dengan skuama halus dengan batas tidak jelas
- Lupus erimatous : ertema di kedua sisi pipi bentuknya simetris
Penatalaksanaan
Ketika seseorang datang ke sebuah klinik atau rumah sakit dan di diagnosis akne rosasea, maka pengobatan yang paling tepat adalah :
- Tetrasiklin dengan dosis 4 x 250 mg/hari selama 7-14 hari.
- Untuk pengobatan topikalnya dapat di berikan preparat yang mengandung sulfur 2 - 4%. di berikan setap hari sampai lesinya berkurang sampai hilang.
- Penderita di sarankan untuk menghindari faktor-faktor resiko penyebab akne rosasea.

0 komentar:
Post a Comment