Tuberkulosis Kutis adalah bentuk suatu penyakit kulit yang di sebabkan oleh myobacterium tuberculosis yang masuk secara eksogen ke dalam kulit, dan memberi gambaran bentuk lesi granuloma/infiltrat dengan permukaan verukosa, sehingga bisa juga di sebut dengan tuberkulosis kutis verukosa. Penyakit ini cenderung timbul pada orang-orang dengan daya tahan tubuh yang tinggi dan baik.
TB verukosa banyak di derita usia dewasa muda dan anak-anak. Untuk frekuensinya sama antara pra dan wanita. Orang-orang dengan resiko tinggi tertular tuberkulosis kutis verukosa adalah sebgai berikut :
- Ahli patologi
- Ahli bedah
- Orang-orang yang melakukan outopsi
- Peternak
- Juru masak
- Dan pekerja lain yang mungkin melakukan kontak langsung dengan benda-benda atau jaringan yang mengandung M.tuberculosis, ex : pekerja laboratorium.
Manifestasi klinis
Gejala klinis tuberkulosis kutis pada umumnya memiliki perjalanan sebagai berikut. M.tuberkulosis masuk kedalam kulit dapat melalui luka-luka kecil, abrasi kulit, dan selanjutnya berkembang menjadi papel-papel yang verukosa dengan penyebaran serpiginosa. Tinggi infiltrat bisa mencapai 2-3 cm, permukaan eritematosa dan menyerupai ginjal. Bentuk ini tidak pernah menjadi ulkus dan tidak di sertai pembesaran kelenjar limfe regional.
Lokasi yang paling sering terkena adalah di daerah tangan, bokong, kaki, lutut, dan tempat-tempat yang mudah terkena trauma.
Pemeriksaan penunjang
Untuk mendiagnosa tuberkulosis kutis di perlukan anamnesa yang teliti terutama untuk riwayat kontak dengan M.tuberkulisis selain itu juga di perlukan pemeriksaan fisik dan penunjang seperti :
- Tes mantoux
- Biakan bakteriologik dan tes resistensi
- Pemeriksaan darah : hitung jenis dan laju endap darah.
Penatalaksanaan
Pengoabatan tuberkulosis kutis verukosa yang di lakukan pada umumnya adalah sebagai berikut.
Umum
Menjaga kebersihan kulit penderita dan lingkungan.
Khusus
- Streptomisin 40mg/kg BB/hari, Dewasa 1g /hari
- INH 20mg /kg/BB/hari
- Etambutol 25mg /kg/BB/hari
Untuk pengobatan topikal dapat di berikan :
- Kortikosteroid pada infiltrat/tuber (intralesi)
- Obat alternatif : rifampisin 15 mg/kg/BB/hari dan kanamin 25mg.
- Keratolitik kuat seperti asam salisilat 5-10 % dalam salap.
Untuk prognosis penyakit ini pada umunya baik karena dapat sembuh sepontan, akan tetapi membutuhkan waktu yang lama beberapa bulan sampai tahunan.

0 komentar:
Post a Comment