Menurut
badan kesehatan dunia (WHO) penyakit jantung koroner merupakan penyebab
kematian no 1 di dunia setelah penyakit diabetes dan tumor, penyakit ini pada
umumnya menyerang usia dewasa antara 30-60 tahun. Di Indonesia penderita
penyakit jantung koroner di laporkan terus meningkat meningkat setiap tahunya.
Hal ini berhubungan dengan pola hidup yang tidak sehat seperti merokok, radikal
bebas, polusi udara akibat pabrik maupun kendaraan, kolesterol dll.
Penyakit
jantung koroner timbul karenan adanya sumbatan pada arteri koronarius, sumbatan
ini di sebabkan oleh adanya penumpukan lemak di dalam pembuluh darah sehingga
bila keadaan ini berlangsung lama dapat menyebabkan terganggunya aliran darah.
Bila aliran darah terganggu akan meyebabkan jantung bekerja lebih keras karas
lagi dalam memompa darah. Dan akhirnya menimbulkan berbagai keluhan gejala.
Penyebab Jantung
Koroner
Banyak
faktor yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit jantung koroner seperti :
- Merokok
- Usia 30-60 tahun
- Polusi udara
- Pola Hidup yang tidak sehat
- Kolesterol
- Kegemukan atau obesitas
- Diabetes
- Hipertensi
- Keturunan
Gejala Penyaki Jantung
koroner
Adanya
penyakit jantung koroner pada seseorang dapat di tandai dengan berbagai gejala
klinis seperti :
- Nyeri dada yang hilang timbul dan timbulnya mendadak
- Sesak nafas ketika beraktivitas
- Mudah lelah
- Jantung berdebar-debar
- Sakit kepala
Gejala
yang timbul pada umumnya bervariasi dan tidak selalu sama antara satu dengan
yang lainya. Gejala jantung koroner yang paling khas dan tidak akan berubah
adalah adanya nyeri dada dan sesak napas. Apabila anda mengalami geja-gejala
tersebut sudah dapat di curigai adanya penyakit jantung koroner.
Pemeriksaan pembantu
diagnosis
Ketika
seseorang datang ke dokter dan curigai menderita penyakit jantung koroner maka
dokter akan menyarankan berbagai pemeriksaan penunjang untuk membantu mengakkan
diagnosis, pemeriksaan yang di lakukan seperti :
- EKG
- Foto rontgen dada
- Pemeriksaan darah
Cara mengobati Jantung
Koroner
Untuk
mengobati penyakit jantung koroner dapat di berikan obat-obatan yang dapat
mengurangi penumpukan lemak-kolestrol di dalam pembuluh darah seperti aspilet.
Selain itu penderita jantung koroner sangat di anjurkan untuk menjaga pola
hidup seperi berhenti merokok, mengkonsumsi makanan yang begizi, rajin
berolahraga, dan diet untuk menurunkan berat badan.
Pada
kasus jantung koroner yang berat tindakan yang paling efektif adalah dengan
melakukan operasi pembedahahan langsung ke dalam pembuluh darah kemudian
melakukan pemasangan ring ataupun tindakan pemasangan balloon yang bertujuan
untuk memperlebar pembuluh darah.
Cara Mencegahan
penyakit jantung koroner
Banyak
cara yang dapat anda lakukan untuk mencegah timbulnya penyakit jantung koroner
seperti :
- Berhenti merokok
- Mengkonsumsi Vit C
- Berolahraga
- Diet bila anda mengalami obesitas
- Mengatur pola makan
- Konsultasi dengan dokter
Semoga
artikel ini bermanfaat dan dapat membantu anda dalam mengatasi penyakit jantung
koroner. Terimakasih.
0 komentar:
Post a Comment